Selasa, 01 November 2016

Kamu yang ku mau

Posted by Dynanha on 21.12 with No comments

Aku berjalan diiringi suara yang menggema tiap aku menaruh langkah di lorong itu. Perlahan namun pasti, ku menginjak satu, dua , tiga bahkan belasan anak tangga yang menghantarkanku ke ruangan yang kuharap ada kamu di dalamnya.
Dari sini, aku dapat melihat isi ruangan yang dibatasi dengan dinding dan pintu yang di lengkapi kaca tiap sisinya. Kau tak ada. Mataku tak menangkap bayanganmu di dalam ruangan itu, namun aku ingin memastikannya lagi. Ku buka pintu kemudian masuk. Iya benar, kamu tak ada, kursi  mu kosong tak berpenghuni, hanya ada beberapa kertas yang berserakan di atas meja, layar komputermu pun hitam tak menampakan pekerjaan apapun.
Senyum yang sedari tadi kupaksakan keluar, kini seolah terkurung di dalam bibirku yang terkunci rasa kecewa. Aku memutar badan, menyeret langkah kakiku untuk kembali keruangan. Ku tarik nafas panjang kemudian menghembuskannya kasar, mengusir rasa kecewa yang datang.
Benar kata orang, semakin kita berharap, maka akan semakin besar pula rasa kecewa yang ada.
Ada bayangan yang keluar dari ruangan dengan pintu yang terbuka, bayangan hitam itu kini menampakan wujud aslinya. Tanpa alat bantu, mata ku menangkap sosok lelaki itu buram, tidak jelas. Aku mendekat, dia juga. Lebih dekat, semakin dekat dan sekarang sosok itu tepat berada di depan mataku. Sosok laki-laki berkulit putih dengan bintik hitam di sudut matanya, terlontar senyum penuh arti dari bibirnya yang merah kecoklatan. Ternyata itu kamu. Rasa kecewa itu mati saat titik pertama ku menatapmu jelas, nyata tanpa rekayasa.